Gejala, Pengobatan Dan Perawatan Pneumonia
Tuesday, July 24, 2012
Edit

Pneumonia merupakan penyakit di mana paru-paru terkena infeksi. Infeksi tersebut bisa menyerang salah satu atau kedua paru-paru. Bila bisul menyerang kedua paru-paru, maka disebut dengan pneumonia ganda.
Paru-paru merupakan organ penting pada sistem pernapasan. Udara yang mengandung oksigen disaring oleh paru-paru pada proses pernapasan. Oksigen tersebut diedarkan ke seluruh badan bersama dengan pedoman darah yang dialirkan dari tabung pernapasan oleh alveolus. Kapiler atau pembuluh darah dikelilingi oleh kantung-kantung udara kecil yang disebut alveolus.
Udara pernapasan dipasok ke alveolus dan oksigen dilarutkan dalam darah. Dalam darah terjadi ikatan antara oksigen dengan hemoglobin yang disebut oksihemoglobin. Oksigen kemudian diedarkan ke seluruh badan oleh sel darah merah. Oksigen sangat penting bagi pembentukan energi dalam tubuh. Fungsi alveolus sanggup terganggu saat seseorang terkena penyankit pneumonia.
Pneumonia sanggup menimbulkan paru-paru tidak berfungsi dengan baik lantaran bisul sanggup menghasilkan cairan yang menghalangi alveolus. Dengan begitu, kadar oksigen yang diedarkan oleh darah lebih rendah lantaran oksigen kurang bisa menembus paru-paru. Proses pernapasan bisa semakin terganggu jikalau kedua paru-paru terkena pneumonia.
Penyakit pneumonia tidak memandang usia, dari bayi, anak-anak, dewasa sampai orang renta sanggup terkena penyakit ini. Penyakit ini disebabkan oleh bisul virus atau bakteri. Ketika seseorang terkena flu, orang tersebut bisa berpeluang untuk terkena pneumonia. Hal ini sanggup terjadi lantaran iritasi yang disebabkan oleh flu sanggup menciptakan virus atau basil lebih gampang masuk ke dalam paru-paru yang nantinya sanggup menjadikan infeksi.
Bakteri atau virus penyebab pneumonia sanggup mengakibatnkan kerusakan, yang parahnya tergantung pada kesehatan penderitanya. Bila penyebab pneumonia ialah bakteri, penderita sanggup mencicipi demam dengan suhu tinggi disertai menggigil. Bila pneumonia disebabkan oleh virus, maka akan berkembang lambat dan butuh waktu usang untuk mengusir virus penyebab pneumonia tersebut. Penderita juga sanggup mengaami sakit kepala, sakit pada cuilan dada, batuk dan sakit pada otot. Hal ini juga sanggup menciptakan penderita mengalami sulit bernapas sehingga sanggup bernapas dengan frekuensi cepat yang sanggup membuatnya batuk dan mengeluarkan lendir.
Pengobatan Pneumonia
Pengobatan yang sempurna sanggup menciptakan penderitanya sembuh total. Pada pemeriksaan, dokter akan menyidik paru-paru dengan memakai stetskop. Suara xang terdengar di stetoskop sanggup membantu dokter memilih apakah terkandung cairan atau tidak. Bila terdengar menyerupai berderak atau gelembung, maka hal ini bisa dijadikan indikasi bahwa seseorang terkena pneumonia. Seain itu, rontgen pada cuilan dada juga diperlukan. Daerah putih yang merata memperlihatkan adanya penumpukan cairan. Dengan melihat hasil rontgen, dokter sanggup memilih bisul disebabkan oleh virus atau bakteri. Jika pneumonia disebabkan oleh bakteri, maka dokter sanggup menawarkan resep antiobiotik. Bila pneumonia disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak sanggup bekerja. Obat yang diberikan ialah obat penurun demam dan batuk.
Perawatan Pneumonia
Penderita pneumonia memerlukan tidur dan istirahat yang cukup untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penderita juga harus mencuci tangan secara teratur untuk mencegah kuman berbahaya.