Gejala Dan Penyebab Penyakit Kanker Tenggorokan
Wednesday, July 11, 2012
Edit
Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Kanker sanggup dialami oleh siapa saja, tidak peduli jenis kelamin, usia atau status sosial. Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya sel-sel absurd yang tak terkendali pada jaringan normal.
Sel kanker sanggup berkembang pada jaringan sampai organ, menyerupai payudara, kulit, saraf, tulang dan paru-paru. Pertumbuhan sel kanker sanggup menghalangi fungsi organ-organ vital atau sanggup juga menyebar ke seluruh tubuh.
Salah satu jenis kanker ialah kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan merupakan kanker yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan jaringan absurd pada laring, pita bunyi atau pecahan lain dari tenggorokan. Kanker tenggorokan sanggup melibatkan tumor di dasar lidah, laring, pita bunyi dan amandel.
Risiko penyakit kanker tenggorokan sanggup didapat oleh para pecandu alkohol dan perokok. Meminum akohol dan menghisap rokok berisiko besar dalam pertumbuhan kanker tenggorokan. Jenis kanker ini juga sanggup disebabkan lantaran adanya pembesaran kelenjar tiroid atau disebut juga gondok kronis.
Hal ini sanggup disebabkan oleh faktor genetik atau paparan radiasi. Meski tembakau diperkirakan menjadi penyebab besar kanker tenggorokan, penyakit ini belum diketahui secara niscaya penyebabnya.
Gejala kanker tenggorokan tergantung pada letak dan jenis tumor. Misalnya, kanker paru-paru sanggup menjadikan sesak napas, nyeri dada atau batuk. Sedangkan kanker usus sanggup menjadikan sembelit, darah pada tinja dan diare. Kanker tenggorokan memiliki tanda-tanda umum, seperti: berkeringat di malam hari, demam, penurunan berat badan, menggigil, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.
Berikut tanda-tanda lain dari kanker tenggorokan
1. Batuk persisten.
2. Terdapat benjolan atau pembengkakan pada tenggorokan.
3. Adanya perasaan menyerupai ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.
4. Mengalami perubahan suara.
5. Sakit tenggorokan.
6. Kesulitan menelan makanan.
7. Mengalami kesulitan bernapas.
8. Gangguan gastraintestinal, menyerupai diare atau sembelit.
9. Adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
Pencegahan Kanker Tenggorokan
Salah satu cara untuk mencegah kanker tenggorokan ialah dengan tindak merokok dan meminum alkohol. Seperti yang tertera pada bungkus rokok bahwa merokok sanggup menjadikan kanker.
Pengobatan Kanker Tenggorokan
Dengan kemajuan zaman, sudah tersedia obat untuk penyakit kanker. Obat yang ada tidak dimaksudkan untuk menghancurkan sel kanker dan mengobati kanker, tapi hanya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kanker dan untuk pencegahan penyebaran kanker ke pecahan tubuh lainnya. Kanker yang terlambat diobati sanggup menjadikan kematian. Jadi, pengobatan yang baik dilakukan ialah saat stadium awal.
Sel kanker sanggup berkembang pada jaringan sampai organ, menyerupai payudara, kulit, saraf, tulang dan paru-paru. Pertumbuhan sel kanker sanggup menghalangi fungsi organ-organ vital atau sanggup juga menyebar ke seluruh tubuh.
Salah satu jenis kanker ialah kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan merupakan kanker yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan jaringan absurd pada laring, pita bunyi atau pecahan lain dari tenggorokan. Kanker tenggorokan sanggup melibatkan tumor di dasar lidah, laring, pita bunyi dan amandel.
Risiko penyakit kanker tenggorokan sanggup didapat oleh para pecandu alkohol dan perokok. Meminum akohol dan menghisap rokok berisiko besar dalam pertumbuhan kanker tenggorokan. Jenis kanker ini juga sanggup disebabkan lantaran adanya pembesaran kelenjar tiroid atau disebut juga gondok kronis.
Hal ini sanggup disebabkan oleh faktor genetik atau paparan radiasi. Meski tembakau diperkirakan menjadi penyebab besar kanker tenggorokan, penyakit ini belum diketahui secara niscaya penyebabnya.
Gejala kanker tenggorokan tergantung pada letak dan jenis tumor. Misalnya, kanker paru-paru sanggup menjadikan sesak napas, nyeri dada atau batuk. Sedangkan kanker usus sanggup menjadikan sembelit, darah pada tinja dan diare. Kanker tenggorokan memiliki tanda-tanda umum, seperti: berkeringat di malam hari, demam, penurunan berat badan, menggigil, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.
Berikut tanda-tanda lain dari kanker tenggorokan
1. Batuk persisten.
2. Terdapat benjolan atau pembengkakan pada tenggorokan.
3. Adanya perasaan menyerupai ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.
4. Mengalami perubahan suara.
5. Sakit tenggorokan.
6. Kesulitan menelan makanan.
7. Mengalami kesulitan bernapas.
8. Gangguan gastraintestinal, menyerupai diare atau sembelit.
9. Adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
Pencegahan Kanker Tenggorokan
Salah satu cara untuk mencegah kanker tenggorokan ialah dengan tindak merokok dan meminum alkohol. Seperti yang tertera pada bungkus rokok bahwa merokok sanggup menjadikan kanker.
Pengobatan Kanker Tenggorokan
Dengan kemajuan zaman, sudah tersedia obat untuk penyakit kanker. Obat yang ada tidak dimaksudkan untuk menghancurkan sel kanker dan mengobati kanker, tapi hanya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kanker dan untuk pencegahan penyebaran kanker ke pecahan tubuh lainnya. Kanker yang terlambat diobati sanggup menjadikan kematian. Jadi, pengobatan yang baik dilakukan ialah saat stadium awal.
