Darah Tak Lancar Picu Serangan Jantung
Sunday, March 30, 2008
Edit
| Gaya hidup yang tidak sehat sangat kuat pada timbulnya timbunan plak dan lemak pada dinding pembuluh darah, sehingga fatwa darah tidak lancar. |
| Untuk mengatasinya, tumpuan makan yang seimbang perlu dijaga, berhenti merokok dan olahraga teratur, serta mengonsumsi perhiasan herbal. "Sirkulasi darah yang baik dihasilkan oleh kolaborasi antara jantung, darah, komponen-komponennya, serta pembuluh darah itu sendiri," kata andal jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Prof Dr Budhi Setianto, dalam jumpa pers, Kamis lalu, di Jakarta. Jika terjadi gangguan pada salah satu komponen itu, lanjut Budhi, sirkulasi darah akan terganggu. Akibatnya, suplai darah tidak mencukupi kebutuhan sampai sanggup menimbulkan serangan jantung, stroke, dan gangguan fungsi organ badan lain. "Untuk itu, peredaran darah yang lancar sangat penting bagi kesehatan kita," ujarnya. Sirkulasi darah yang baik merupakan faktor sangat penting untuk menghindari risiko penyakit serius menyerupai gangguan sirkulasi darah otak atau stroke. Gejalanya antara lain pusing, nyeri menyerupai ditusuk-tusuk dan lemas. Sebab, darah membawa nutrisi, oksigen, dan unsur lain. Prof Sumali Wiryowidagdo dari Pusat Studi Obat Bahan Alam Departemen Farmasi FMIPA Universitas Indonesia obat herbal mempunyai kegunaan untuk memperlancar peredaran darah tanpa ada pengaruh samping. "Obat herbal yang mempunyai kegunaan harus kondusif dipakai dan tidak menjadikan toksisitas," ujarnya. Ada beberapa jenis flora sebagai materi perhiasan herbal yang mempunyai kegunaan untuk memperlancar sirkulasi darah adalah crataegus oxyacantha, melissa officinalis, ginkgo biloba, bawang putih, morinda citrifolia (mengkudu), dan vitamin E yang natural atau terbuat dari bukan sintetis. |