Khasiat Buah Lengkeng
Tuesday, April 1, 2008
Edit
JIKA di negeri leluhurnya lengkeng dikenal dengan sebutan ong ya guo atau buah mata naga, maka di Indonesia terkenal dengan sebutan buah ''mata kucing''. Gelisah mendera tanpa sebab? Anda mungkin berpikir untuk memakai obat penenang. Sebaiknya, jangan buru-buru mengonsumsi obat kimia. Yang alami jauh lebih baik, aman, dan menyenangkan untuk dicoba.
Salah satu obat pengusir gelisah yang alami yaitu lengkeng. Buah kecil berbentuk bundar yang berasal dari daratan Cina ini masih satu famili dengan rambutan dan leci. Lengkeng cukup disukai masyarakat di Indonesia, lantaran rasanya enak, bagus dan menyegarkan. Banyak yang menyajikan buah ini sebagai menu pencuci mulut, atau dikonsumsi sebagai cemilan di kala ngobrol atau menonton televisi.
Jika di negeri leluhurnya lengkeng dikenal dengan sebutan ong ya guo atau buah mata naga, maka di Indonesia terkenal dengan sebutan ''mata kucing''. Julukan ini tak lain lantaran rupa buah lengkeng memang seolah-olah bola mata. Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening, dan berair. Di tengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau coklat tua.
Manfaat Daging Buah
Pola daging buah ini terdapat kandungan sukrosa, glukosa, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik, dan senyawa-senyawa kimia tumbuhan (fitokimia) lainnya yang berguna bagi kesehatan. Kombinasi dari senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan aneka macam khasiat, di antaranya mengedurkan saraf. Makanya, di dalam literatur disebutkan lengkeng menawarkan efek penenang dan mempunyai kegunaan mengatasi gelisah, susah tidur, dan sulit konsentrasi.
Selain itu daging buah lengkeng juga bermanfaat menyehatkan jantung dan sanggup mengobati jantung berdebar keras. Dalam buku terapi buah disebutkan buah lengkeng juga sanggup memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan, dan menambah tenaga, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemulihan stamina sesudah sakit. Buah lengkeng berguna pula untuk menyehatkan usus dan memperbaiki proses peresapan makanan, melancarkan buang air kecil, mengatasi cacingan, menyehatkan mata, mengobati sakit kepala, keputihan dan hernia.
Manfaat Akar, Daun, dan Biji
Bagian dari tumbuhan lengkeng yang berkasiat bukan cuma buahnya saja. Akar dan daun lengkeng yang berasa pahit, bahkan biji yang keras pun menyimpan khasiat obat. Akar lengkeng mempunyai kegunaan sebagai peluruh kencing dan melancarkan sirkulasi darah. Daun mempunyai kegunaan sebagai antiradang dan pereda demam. Adapun bijinya berguna untuk menghilangkan rasa sakit dan menghentikan pendarahan. Biji lengkeng ini juga dimanfaatkan sebagai materi pembuat sampo, lantaran mengandung senyawa saponin yang sanggup menghasilkan busa dalam jumlah banyak.
Pengobatan Tradisional
Cemas, Amnesia, Penurunan Mental
Setiap hari minum satu sendok tonik lengkeng (gui yan gao). Adapun cara pembuatan tonik lengkeng sebagai berikut: ambil 500 gram buah lengkeng segar dan 500 gram gula pasir. Didihkan dalam air hingga menjadi kental.
Badan Lemah atau Berat Badan Setelah Sakit
Setiap hari, makanlah sebanyak 250 gram buah lengkeng segar. Buang kulit dan bijinya.
Lemah dan Kurang Tenaga Selama Hamil
Minum tonik lengkeng dua kali sehari, pagi dan malam hari, masing-masing sebanyak satu sendok makan.
Hilang Nafsu Makan, Limpa Lemah
Konsumsi sebanyak 60 gram buah lengkeng segar, buang kulit dan bijinya. Lakukan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Cara ini sanggup pula mengatasi diare.
Luka Bakar
Ambil sedikit kulit atau cangkang lengkeng. Bakar hingga menjadi arang. Tumbuk halus dan campurkan dengan minyak tung (Aleuritis fordii), bubuhkan pada penggalan yang sakit.
Luka Luar yang tak Kunjung Sembuh
Ambil sedikit cangkang atau biji lengkeng yang sudah kering, bakar hingga menjadi arang. Tumbuk hingga halus. Tambahkan minyak zaitun. Dan oleskan di tempat luka.
Jari Kaki Gatal dan Bernanah
Ambil beberapa biji lengkeng. Panggang di atas api. Tumbuk hingga halus. Sebarkan di penggalan yang sakit.
Ketiak dan Badan Berbau
Ambil 15 gram biji lengkeng dan 9 gram lombok hitam (piper nigrum). Tumbuk hinga halus dan oleskan pada penggalan yang sakit.
Salah satu obat pengusir gelisah yang alami yaitu lengkeng. Buah kecil berbentuk bundar yang berasal dari daratan Cina ini masih satu famili dengan rambutan dan leci. Lengkeng cukup disukai masyarakat di Indonesia, lantaran rasanya enak, bagus dan menyegarkan. Banyak yang menyajikan buah ini sebagai menu pencuci mulut, atau dikonsumsi sebagai cemilan di kala ngobrol atau menonton televisi.
Jika di negeri leluhurnya lengkeng dikenal dengan sebutan ong ya guo atau buah mata naga, maka di Indonesia terkenal dengan sebutan ''mata kucing''. Julukan ini tak lain lantaran rupa buah lengkeng memang seolah-olah bola mata. Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening, dan berair. Di tengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau coklat tua.
Manfaat Daging Buah
Pola daging buah ini terdapat kandungan sukrosa, glukosa, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik, dan senyawa-senyawa kimia tumbuhan (fitokimia) lainnya yang berguna bagi kesehatan. Kombinasi dari senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan aneka macam khasiat, di antaranya mengedurkan saraf. Makanya, di dalam literatur disebutkan lengkeng menawarkan efek penenang dan mempunyai kegunaan mengatasi gelisah, susah tidur, dan sulit konsentrasi.
Selain itu daging buah lengkeng juga bermanfaat menyehatkan jantung dan sanggup mengobati jantung berdebar keras. Dalam buku terapi buah disebutkan buah lengkeng juga sanggup memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan, dan menambah tenaga, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemulihan stamina sesudah sakit. Buah lengkeng berguna pula untuk menyehatkan usus dan memperbaiki proses peresapan makanan, melancarkan buang air kecil, mengatasi cacingan, menyehatkan mata, mengobati sakit kepala, keputihan dan hernia.
Manfaat Akar, Daun, dan Biji
Bagian dari tumbuhan lengkeng yang berkasiat bukan cuma buahnya saja. Akar dan daun lengkeng yang berasa pahit, bahkan biji yang keras pun menyimpan khasiat obat. Akar lengkeng mempunyai kegunaan sebagai peluruh kencing dan melancarkan sirkulasi darah. Daun mempunyai kegunaan sebagai antiradang dan pereda demam. Adapun bijinya berguna untuk menghilangkan rasa sakit dan menghentikan pendarahan. Biji lengkeng ini juga dimanfaatkan sebagai materi pembuat sampo, lantaran mengandung senyawa saponin yang sanggup menghasilkan busa dalam jumlah banyak.
Pengobatan Tradisional
Cemas, Amnesia, Penurunan Mental
Setiap hari minum satu sendok tonik lengkeng (gui yan gao). Adapun cara pembuatan tonik lengkeng sebagai berikut: ambil 500 gram buah lengkeng segar dan 500 gram gula pasir. Didihkan dalam air hingga menjadi kental.
Badan Lemah atau Berat Badan Setelah Sakit
Setiap hari, makanlah sebanyak 250 gram buah lengkeng segar. Buang kulit dan bijinya.
Lemah dan Kurang Tenaga Selama Hamil
Minum tonik lengkeng dua kali sehari, pagi dan malam hari, masing-masing sebanyak satu sendok makan.
Hilang Nafsu Makan, Limpa Lemah
Konsumsi sebanyak 60 gram buah lengkeng segar, buang kulit dan bijinya. Lakukan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Cara ini sanggup pula mengatasi diare.
Luka Bakar
Ambil sedikit kulit atau cangkang lengkeng. Bakar hingga menjadi arang. Tumbuk halus dan campurkan dengan minyak tung (Aleuritis fordii), bubuhkan pada penggalan yang sakit.
Luka Luar yang tak Kunjung Sembuh
Ambil sedikit cangkang atau biji lengkeng yang sudah kering, bakar hingga menjadi arang. Tumbuk hingga halus. Tambahkan minyak zaitun. Dan oleskan di tempat luka.
Jari Kaki Gatal dan Bernanah
Ambil beberapa biji lengkeng. Panggang di atas api. Tumbuk hingga halus. Sebarkan di penggalan yang sakit.
Ketiak dan Badan Berbau
Ambil 15 gram biji lengkeng dan 9 gram lombok hitam (piper nigrum). Tumbuk hinga halus dan oleskan pada penggalan yang sakit.