Mengedalikan Kolesterol
Sunday, March 30, 2008
Edit
Kolesterol ditengarai sebagai pemicu banyak sekali gangguan kesehatan, ibarat hipertensi, gangguan jantung, sampai stroke. Sebenarnya kolesterol yaitu unsur yang diharapkan oleh tubuh, kadar yang berlebihan dalam tubuhlah yang menimbulkan banyak sekali penyakit.
Langkah-langkah berikut diketahui sanggup mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.
1. Mengetahui kadar kolesterol
Periksakan kadar kolesterol Anda secara reguler. Umumnya dokter menyarankan supaya kadar kolesterol total seseorang berada di bawah 200 mg/dL, dengan kadar LDL (kolesterol jahat) di bawah 130, dan HDL (kolesterol baik) berada di atas 40. Jika hasil tes Anda tidak konsisten berada dalam rentang angka tersebut, dokter cenderung menyarankan untuk melaksanakan tes ulang, kalau kesudahannya tetap maka Anda akan segera menjalani terapi pengendalian kolesterol.
2. Menjaga keseimbangan berat badan
Jika bobot tubuh Anda berlebih, menguranginya yaitu salah satu cara untuk mengendalikan kadar kolesterol darah. Penelitian telah mengatakan bahwa berat tubuh yang berlebih mengganggu proses metabolisme tubuh menghancurkan lemak. Sehingga sekalipun Anda hanya mengonsumsi sedikit lemak, tidak terlihat penurunan kadar kolesterol yang berarti. Mengurangi 2,5 – 4,5 kg sanggup memperbaiki kadar kolesterol. Namun tak perlu melaksanakan diet ketat. Upayakan saja penurunan berat sebanyak 0,3 – 0,5 kg dalam seminggu.
3. Aktvitas fisik rutin
Salah satu cara mengendalikan kadar kolesterol yaitu berolahraga secara rutin. Jalan kaki atau jenis olahraga ringan lain yang dilakukan secara rutin, akan membantu meningkatkan kadar HDL. Pastikan saja bahwa Anda berolahraga 30 menit setiap hari, 5 hari dalam seminggu.
4. Berkenalan dengan lemak baik
Jika telah terdiagnosa bahwa kadar kolesterol Anda tergolong tinggi, dokter biasanya memberi saran supaya Anda menurunkan konsumsi lemak. Hati-hati, jangan menghentikan konsumsi lemak, melainkan menguranginya. Sebaiknya Anda mengonsumsi jenis masakan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, ibarat selai kacang, avokad, minyak zaitun dan kanola, serta kacang-kacangan. Penelitian telah mengambarkan bahwa jenis lemak ini membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dalam darah, dan meningkatkan HDL.
5. Mengonsumsi multivitamin
Sekalipun telah mengonsumsi masakan sehat, tetap ada kemungkinan tubuh kita kekurangan unsur nutrisi tertentu. Untuk mengatasi kondisi ini, para jago kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi multivitamin/makanan aksesori untuk mencukupi kebutuhan dasar nutrisi dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Pilihlah multivitamin yang mengandung asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12, alasannya yaitu ketiganya mempunyai manfaat penting menjaga kesehatan jantung.