Jalan Pintas Menurunkan Berat Badan, Tapi Ini Cara Yang Salah
Thursday, October 4, 2012
Edit
Gaya hidup seseorang di kota besar serta kesibukan yang menggerogoti rentetan kegiatan sehari-hari, olahraga kerap kali dilupakan sehingga jangankan sehat bugar, mereka justru mengambil cara yang salah demi untup apa yang seharusnya ditempuh dnegan olahraga contohnya menghilangkan lemak secara paksa/sedot lemak.
Bahkan menurut Dokter Teuku Adi Fitrian, spesialis dokter bedah khusus kecantikan, operasi sedot lemak bukanlah cara yang sempurna untuk menurunkan berat badan, tindakan yang disebut sebagai liposuction ini juga banyak disalah artikan sebagai jalan pintas untuk mendapat berat ideal bagi mereka yang sama sekali tidak mengerti seluk beluk kesehatan itu sendiri atau hanya ikut-ikutan, dan lebih patahnya tergoda iklan di banyak sekali media.
Dia menekankan, untuk mendapat tubuh dengan berat ideal satu-satunya kegiatan yang harus dilakukan berolah raga dan dibantu diet, bukan dengan sedot lemak.
Sedot lemak, katanya, gres dilakukan bila memang benar-benar lemak pada beberapa tubuh tersebut sudah tidak sanggup dihilangkan dengan hanya berolahraga. Pada umumnya yaitu lemak yang terdapat di area paha, pantat, perut, pinggang, lengan atas, punggung, dada, dagu dan leher.
Tindakan operasi plastik pada perut yang juga tidak jauh berbeda namun dengan sedot lemak yaitu tummy tuck. Namun berbeda dengan sedot lemak, tummy tuck yaitu bertujuan untuk mengencangkan dan menciptakan perut lebih rata. Tindakan ini biasa dikenal denan tarik perut dengan mekanisme membuang kelebihan lemak.
“Indikasi tindakan tummy tuck biasanya diambil apabila kondisi lemak menumpuk dan diperparah dengan otot dinding perut yang kendor dan meregang, Biasanya kasus ini banyak terjadi pada perempuan pasca melahirkan,” terperinci dokter Tompi.