Asbes Penyebab Kanker Mesothelioma
Thursday, July 19, 2012
Edit
Asbes banyak dipakai pada bangunan-bangunan, menyerupai rumah, industri dan bangunan-bangunan lainnya. Asbes merupakan benda yang baik untuk menjaga ketahanan suhu. Namun, asbes sanggup dapat mengakibatkan kontaminasi sehingga berbahaya bagi kesehatan tubuh. Orang yang tinggal di daerah yang memakai asbes mempunyai risiko terkena penyakit kanker, yaitu kanker mesothelioma.
Kanker ini bekerjasama dengan paparan bubuk asbes. Mesothelioma berasal dari nama sel yang melindungi dan memungkinkan untuk memudahkan organ vital, menyerupai jantung dan paru-paru. Nama sel yang dimaksud yaitu sel mesothelium.
Mesothelioma terdiri dari 3 jenis, yaitu mesothelioma pleural, mesothelioma peritoneal dan mesothelioma pericardial.
1. Mesothelioma pleural
Mesothelioma pleural merupakan kanker pada selaput paru-paru. Gejala kanker ini sanggup berupa mengalami kesulitan dalam bernapas, bunyi serak, batuk, dahak mengandung darah, mengalami penurunan berat badan, otot lemah, nyeri di belahan dada dan kepekaan sentuhan berkurang.
2. Mesothelioma peritoneal
Mesothelioma peritoneal merupakan kanker pada lapisan perut yang mengakibatkan penderitanya sanggup merasa mual, kembung, gangguan gerakan pada usus dan infeksi di belahan kaki.
3. Mesothelioma pericardial
Mesothelioma pericardial merupakan kanker pada selaput jantung. Kanker jenis ini sanggup ditandai dengan batuk, palpitasi dan nyeri pada belahan dada.
Gejala kanker mesothelioma sanggup tidak muncul hingga 30 tahun dari pertama kali terkena paparan bubuk asbes. Kanker mesothelioma biasanya ditemukan pada orang yang terkena paparan bubuk asbes dalam waktu yang lama. Karena banyaknya industri yang memakai asbes , orang yang bekerja di perindustrian sangat rentan terkena penyakit kanker mesothelioma.
Kanker esothelioma memerlukan waktu yang usang sebelum seseorang yang terkena paparan asbes didiagnosa terkena penyakit ini. Diagnosis kanker ini sanggup mencapai hingga 30 hingga 50 tahun semenjak pertama kali terkena paparan bubuk asbes. Gejala kanker ini sulit dideteksi alasannya yaitu mempunyai tanda-tanda menyerupai penyakit pneunomia.
Pengobatan kanker mesothelioma biasanya dilakukan dengan investigasi fisik, CT scan, investigasi tubuh dengan X-ray, biopsi dan MRI. Walaupun tergolong penyakit berat, kanker mesothelioma merupakan salah satu kanker yang sanggup disembuhkan.
Kanker ini bekerjasama dengan paparan bubuk asbes. Mesothelioma berasal dari nama sel yang melindungi dan memungkinkan untuk memudahkan organ vital, menyerupai jantung dan paru-paru. Nama sel yang dimaksud yaitu sel mesothelium.
Mesothelioma terdiri dari 3 jenis, yaitu mesothelioma pleural, mesothelioma peritoneal dan mesothelioma pericardial.
1. Mesothelioma pleural
Mesothelioma pleural merupakan kanker pada selaput paru-paru. Gejala kanker ini sanggup berupa mengalami kesulitan dalam bernapas, bunyi serak, batuk, dahak mengandung darah, mengalami penurunan berat badan, otot lemah, nyeri di belahan dada dan kepekaan sentuhan berkurang.
2. Mesothelioma peritoneal
Mesothelioma peritoneal merupakan kanker pada lapisan perut yang mengakibatkan penderitanya sanggup merasa mual, kembung, gangguan gerakan pada usus dan infeksi di belahan kaki.
3. Mesothelioma pericardial
Mesothelioma pericardial merupakan kanker pada selaput jantung. Kanker jenis ini sanggup ditandai dengan batuk, palpitasi dan nyeri pada belahan dada.
Gejala kanker mesothelioma sanggup tidak muncul hingga 30 tahun dari pertama kali terkena paparan bubuk asbes. Kanker mesothelioma biasanya ditemukan pada orang yang terkena paparan bubuk asbes dalam waktu yang lama. Karena banyaknya industri yang memakai asbes , orang yang bekerja di perindustrian sangat rentan terkena penyakit kanker mesothelioma.
Kanker esothelioma memerlukan waktu yang usang sebelum seseorang yang terkena paparan asbes didiagnosa terkena penyakit ini. Diagnosis kanker ini sanggup mencapai hingga 30 hingga 50 tahun semenjak pertama kali terkena paparan bubuk asbes. Gejala kanker ini sulit dideteksi alasannya yaitu mempunyai tanda-tanda menyerupai penyakit pneunomia.
Pengobatan kanker mesothelioma biasanya dilakukan dengan investigasi fisik, CT scan, investigasi tubuh dengan X-ray, biopsi dan MRI. Walaupun tergolong penyakit berat, kanker mesothelioma merupakan salah satu kanker yang sanggup disembuhkan.
