Jauhkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Sambung Nyawa
Tuesday, April 1, 2008
Edit
Tidak ada literatur yang sanggup menjelaskan mengapa
tanaman berjulukan Latin Gynura procumbens Back ini
disebut sambung nyawa. Mungkin alasannya ialah keuntungannya dalam
meredam bermacam-macam penyakit, sehingga menciptakan umur
panjang.
Yang pasti, hingga kini sambung nyawa terus
dimanfaatkan sebagai pereda bermacam-macam penyakit. Industri
nasional telah usang meliriknya untuk dijadikan ekstrak
atau materi dasar bermacam-macam ramuan dalam kemasan.
Kenyataan ini bantu-membantu bermula dari legalisasi yang
banyak muncul di tengah masyarakat. Sudah semenjak zaman
dulu orang memanfaatkan sambung nyawa untuk beragam
keluhan, dari mulai maag, kolesterol tinggi, hingga
hipertensi.
Seperti diungkapkan Laksmi. Perempuan yang tinggal di
bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini biasa
mengonsumsi daun sambung nyawa sebagai lalapan.
Seperti sayuran lain, menurutnya, daun sambung nyawa
lezat dijadikan urap atau lalapan. "Ambil daun sambung
nyawa secukupnya, kemudian basuh bersih. Bisa langsung
dimakan ibarat kenikir dalam pecel," tuturnya. Resep
itu terbukti efektif untuk meredakan maagnya jika
kambuh.
Dingin Netral
Pengalaman lain diungkapkan Indra. Karyawan perusahaan
swasta ini pernah mencicipi khasiat daun sambung nyawa
gara-gara disengat lebah. Ia membalurkan tumbukan daun
sambung nyawa ke bab lengan yang tersengat.
Hasilnya, ia tidak mencicipi sakit di bab yang
tersengat dan tak timbul bengkak.
Apa yang dituturkan Indra cukup masuk nalar karena
sifat alami herba ini ialah cuek dan netral.
Tanaman ini mempunyai kandungan antara lain alkoloid,
saponin, flavonoid, dan tannin. Khasiatnya
antineoplastik dan sebagai penurun tekanan darah.
Sebagai penurun tekanan darah, sambung nyawa tak hanya
diakui secara empiris ibarat diungkapkan Nandar warga
Jatinegara, Jakarta Timur.
Menurutnya, tak perlu meramu, cukup dengan
mengonsumsinya sebagai lalapan, sambung nyawa dapat
dijadikan alternatif untuk menekan risiko darah
tinggi. "Ambil daun segar sambung nyawa secukupnya.
Setelah dicuci higienis sanggup pribadi dikonumsi sebagai
lalapan. Kalau ingin rasa lain, sanggup juga dijus,
ditumis, atau dikukus. Yang perlu diingat, jangan
mengukusnya terlalu usang semoga khasiatnya tidak
terbuang," katanya.
Sudah semenjak usang masyarakat biasa mengobati hipertensi
dengan obat tradisional. Lihat saja, ada banyak obat
tradisional maupun fitofarmaka untuk mengobati
hipertensi yang beredar di pasaran. Selain sambung
nyawa, herbal yang biasa dikonsumsi untuk menurunkan
hipertensi, yakni seledri, belimbing wuluh, bawang
putih, dan mengkudu.
Food Supplement
Berbagai legalisasi yang muncul di tengah masyarakat
akan khasiat sambung nyawa sebagai pereda hipertensi
ini menantang kalangan ilmuwan maupun akademisi untuk
membuktikannya secara ilmiah. Bukan hanya di dalam
negeri, penelitian wacana khasiat daun sambung nyawa
juga lakukan para jago di negara lain seperti
Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.
Penelitian wacana khasiat daun sambung nyawa untuk
mengendalikan tekanan darah antara lain berjudul Uji
Efek Hipotensif Gynura procumbens (Lour) Merr pada
Tikus Jantan oleh Endang Hardini (Puslitbang Farmasi,
Departemen Kesehatan RI) dan Significant Suppressive
Effect of Gynura procumbens on Hypertension in
Hypertensive Rats oleh Hee Jae Lee dari Department of
Pharmacology, College of Medicine, Kyung Hee
University, Seoul, Korea.
Penelitian Hee Jae Lee dan kawan-kawan dilakukan pada
tikus jantan dewasa. Selama empat ahad tikus-tikus
itu diberi ekstrak daun sambung nyawa (500 mg/kg).
Hasilnya, tidak ditemui toksik dan ada penurunan
tekanan darah secara berarti. Hasil penelitian
tersebut menjadi dasar bagi beberapa produsen untuk
meneliti dan mengolah daun sambung nyawa sebagai obat
tradisional. Ada juga dalam bentuk food supplement.
Biasanya ke dalam food supplement ini sudah
ditambahkan beberapa komponen lain yang mendukung
terjadinya imbas sinergi dari sambung nyawa dan
komponen aksesori tadi. Selain untuk menjaga tekanan
darah, daun sambung nyawa mempunyai imbas lain, seperti
mengendalikan kadar gula darah, menurunkan kolesterol,
mencegah gangguan pencernaan, dan mengurangi
peradangan (antiinflamasi).
Namun, konsumen dibutuhkan berhati-hati dan memastikan
produk itu kondusif dengan mencermati komposisinya.
Pastikan ekstrak tersebut tidak dicampur materi kimia
apa pun, sehingga khasiat alami sambung nyawa tetap
terjaga. Berdasar kenyataan, ada benarnya daun ini
dinamakan sambung nyawa alasannya ialah khasiatnya yang banyak
bagi kesehatan, sehingga seakan-akan sanggup menyambung
nyawa.
Memanfaatkan She Juan Sao
Sebenarnya sangat gampang bila kita ingin mendapatkan
khasiat tanaman yang dalam bahasa Cina disebut She
Juan Jao ini. Daunnya dijadikan lalapan mentah setelah
dicuci bersih, ibarat sayuran lain.
Khasiat daun sambung nyawa di antaranya untuk:
Meredakan hipertensi dare gangguan pencernaan
Siapkan daun sambung nyawa segar secukupnya. Cuci
higienis sebelum dimakan pribadi sebagai lalapan. Dapat
juga dibentuk jus, dftumis, atau dikukus. Sebaiknya
tidak mengukus daun sambung nyawa terlalu lama, agar
zat berkhasiatnya tak hilang.
Penawar sakit akhir gigitan atau sengatan
Siapkan dan basuh higienis daun segar sambung nyawa
secukupnya, kemudian tumbuk halus. Tambahkan sedikit air
ke dalam tumbukan hingga menjadi adukan. Gosok dan
balurkan ramuan di bab badan yang terkena sengatan
atau gigitan serangga/lebah. Lakukan pengobatan dua
kali dengan interval waktu dua jam
"Waktu itu, saya sering terjangkit hipertensi. Penyakit
itu sulit sekali sembuh total. Sembuh sebentar, namun
tak usang kambuh lagi. Sampai pada suatu ketika ketika
dokter yang menangani kasus saya itu mengaku kasihan
terhadap saya alasannya ialah terus menerus mengkonsumsi obat
penurun hipertensi. Padahal, dampak obat itu bisa
menghipnotis libido saya. Kemudian dokter itu
menyarankan saya untuk mengkonsumsi daun sambung
nyawa," kata Purwo menuturkan kisahnya kepada Suara
Karya, yang menyambangi kediaman sekaligus tempat
praktiknya di Kompleks Departemen Agama Blok 18/E 10
Bambuapus, Pamulang, Ciputat, belum usang ini.
Berharap akan kesembuhannya, Purwo pun mencari daun
sambung nyawa ibarat disarankan dokternya. Setelah
mencari kemana-mana, simpulan Purwo menemukan tanaman itu
di pekarangan rumah tak jauh dari kompleksnya.
"Kemudian saya minum 7 lembar daun sambung nyata
ditambah dengan 2-3 lembar daun dewa, dengan cara di
juice. Walhasil sesudah seminggu mengkonsumsi ramuan
tersebut, tensi saya turun menjadi 120/80. Semenjak
itu penyakit saya jarang muncul. Untuk menjaga
kondisi, hingga kini masih tetap mengkonsumsinya
walaupun hanya 2 kali seminggu," kata Purwo.
tanaman berjulukan Latin Gynura procumbens Back ini
disebut sambung nyawa. Mungkin alasannya ialah keuntungannya dalam
meredam bermacam-macam penyakit, sehingga menciptakan umur
panjang.
Yang pasti, hingga kini sambung nyawa terus
dimanfaatkan sebagai pereda bermacam-macam penyakit. Industri
nasional telah usang meliriknya untuk dijadikan ekstrak
atau materi dasar bermacam-macam ramuan dalam kemasan.
Kenyataan ini bantu-membantu bermula dari legalisasi yang
banyak muncul di tengah masyarakat. Sudah semenjak zaman
dulu orang memanfaatkan sambung nyawa untuk beragam
keluhan, dari mulai maag, kolesterol tinggi, hingga
hipertensi.
Seperti diungkapkan Laksmi. Perempuan yang tinggal di
bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini biasa
mengonsumsi daun sambung nyawa sebagai lalapan.
Seperti sayuran lain, menurutnya, daun sambung nyawa
lezat dijadikan urap atau lalapan. "Ambil daun sambung
nyawa secukupnya, kemudian basuh bersih. Bisa langsung
dimakan ibarat kenikir dalam pecel," tuturnya. Resep
itu terbukti efektif untuk meredakan maagnya jika
kambuh.
Dingin Netral
Pengalaman lain diungkapkan Indra. Karyawan perusahaan
swasta ini pernah mencicipi khasiat daun sambung nyawa
gara-gara disengat lebah. Ia membalurkan tumbukan daun
sambung nyawa ke bab lengan yang tersengat.
Hasilnya, ia tidak mencicipi sakit di bab yang
tersengat dan tak timbul bengkak.
Apa yang dituturkan Indra cukup masuk nalar karena
sifat alami herba ini ialah cuek dan netral.
Tanaman ini mempunyai kandungan antara lain alkoloid,
saponin, flavonoid, dan tannin. Khasiatnya
antineoplastik dan sebagai penurun tekanan darah.
Sebagai penurun tekanan darah, sambung nyawa tak hanya
diakui secara empiris ibarat diungkapkan Nandar warga
Jatinegara, Jakarta Timur.
Menurutnya, tak perlu meramu, cukup dengan
mengonsumsinya sebagai lalapan, sambung nyawa dapat
dijadikan alternatif untuk menekan risiko darah
tinggi. "Ambil daun segar sambung nyawa secukupnya.
Setelah dicuci higienis sanggup pribadi dikonumsi sebagai
lalapan. Kalau ingin rasa lain, sanggup juga dijus,
ditumis, atau dikukus. Yang perlu diingat, jangan
mengukusnya terlalu usang semoga khasiatnya tidak
terbuang," katanya.
Sudah semenjak usang masyarakat biasa mengobati hipertensi
dengan obat tradisional. Lihat saja, ada banyak obat
tradisional maupun fitofarmaka untuk mengobati
hipertensi yang beredar di pasaran. Selain sambung
nyawa, herbal yang biasa dikonsumsi untuk menurunkan
hipertensi, yakni seledri, belimbing wuluh, bawang
putih, dan mengkudu.
Food Supplement
Berbagai legalisasi yang muncul di tengah masyarakat
akan khasiat sambung nyawa sebagai pereda hipertensi
ini menantang kalangan ilmuwan maupun akademisi untuk
membuktikannya secara ilmiah. Bukan hanya di dalam
negeri, penelitian wacana khasiat daun sambung nyawa
juga lakukan para jago di negara lain seperti
Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.
Penelitian wacana khasiat daun sambung nyawa untuk
mengendalikan tekanan darah antara lain berjudul Uji
Efek Hipotensif Gynura procumbens (Lour) Merr pada
Tikus Jantan oleh Endang Hardini (Puslitbang Farmasi,
Departemen Kesehatan RI) dan Significant Suppressive
Effect of Gynura procumbens on Hypertension in
Hypertensive Rats oleh Hee Jae Lee dari Department of
Pharmacology, College of Medicine, Kyung Hee
University, Seoul, Korea.
Penelitian Hee Jae Lee dan kawan-kawan dilakukan pada
tikus jantan dewasa. Selama empat ahad tikus-tikus
itu diberi ekstrak daun sambung nyawa (500 mg/kg).
Hasilnya, tidak ditemui toksik dan ada penurunan
tekanan darah secara berarti. Hasil penelitian
tersebut menjadi dasar bagi beberapa produsen untuk
meneliti dan mengolah daun sambung nyawa sebagai obat
tradisional. Ada juga dalam bentuk food supplement.
Biasanya ke dalam food supplement ini sudah
ditambahkan beberapa komponen lain yang mendukung
terjadinya imbas sinergi dari sambung nyawa dan
komponen aksesori tadi. Selain untuk menjaga tekanan
darah, daun sambung nyawa mempunyai imbas lain, seperti
mengendalikan kadar gula darah, menurunkan kolesterol,
mencegah gangguan pencernaan, dan mengurangi
peradangan (antiinflamasi).
Namun, konsumen dibutuhkan berhati-hati dan memastikan
produk itu kondusif dengan mencermati komposisinya.
Pastikan ekstrak tersebut tidak dicampur materi kimia
apa pun, sehingga khasiat alami sambung nyawa tetap
terjaga. Berdasar kenyataan, ada benarnya daun ini
dinamakan sambung nyawa alasannya ialah khasiatnya yang banyak
bagi kesehatan, sehingga seakan-akan sanggup menyambung
nyawa.
Memanfaatkan She Juan Sao
Sebenarnya sangat gampang bila kita ingin mendapatkan
khasiat tanaman yang dalam bahasa Cina disebut She
Juan Jao ini. Daunnya dijadikan lalapan mentah setelah
dicuci bersih, ibarat sayuran lain.
Khasiat daun sambung nyawa di antaranya untuk:
Meredakan hipertensi dare gangguan pencernaan
Siapkan daun sambung nyawa segar secukupnya. Cuci
higienis sebelum dimakan pribadi sebagai lalapan. Dapat
juga dibentuk jus, dftumis, atau dikukus. Sebaiknya
tidak mengukus daun sambung nyawa terlalu lama, agar
zat berkhasiatnya tak hilang.
Penawar sakit akhir gigitan atau sengatan
Siapkan dan basuh higienis daun segar sambung nyawa
secukupnya, kemudian tumbuk halus. Tambahkan sedikit air
ke dalam tumbukan hingga menjadi adukan. Gosok dan
balurkan ramuan di bab badan yang terkena sengatan
atau gigitan serangga/lebah. Lakukan pengobatan dua
kali dengan interval waktu dua jam
"Waktu itu, saya sering terjangkit hipertensi. Penyakit
itu sulit sekali sembuh total. Sembuh sebentar, namun
tak usang kambuh lagi. Sampai pada suatu ketika ketika
dokter yang menangani kasus saya itu mengaku kasihan
terhadap saya alasannya ialah terus menerus mengkonsumsi obat
penurun hipertensi. Padahal, dampak obat itu bisa
menghipnotis libido saya. Kemudian dokter itu
menyarankan saya untuk mengkonsumsi daun sambung
nyawa," kata Purwo menuturkan kisahnya kepada Suara
Karya, yang menyambangi kediaman sekaligus tempat
praktiknya di Kompleks Departemen Agama Blok 18/E 10
Bambuapus, Pamulang, Ciputat, belum usang ini.
Berharap akan kesembuhannya, Purwo pun mencari daun
sambung nyawa ibarat disarankan dokternya. Setelah
mencari kemana-mana, simpulan Purwo menemukan tanaman itu
di pekarangan rumah tak jauh dari kompleksnya.
"Kemudian saya minum 7 lembar daun sambung nyata
ditambah dengan 2-3 lembar daun dewa, dengan cara di
juice. Walhasil sesudah seminggu mengkonsumsi ramuan
tersebut, tensi saya turun menjadi 120/80. Semenjak
itu penyakit saya jarang muncul. Untuk menjaga
kondisi, hingga kini masih tetap mengkonsumsinya
walaupun hanya 2 kali seminggu," kata Purwo.